05 Januari 2008

Flu Lambung Menular Lewat Keyboard dan Mouse Komputer

Norovirus yang menjadi biang penyakit flu lambung (stomach flu) terbukti dapat menular melalui alat-alat yang digunakan bersama oleh banyak orang seperti keyboard dan mouse komputer.

Sebuah laporan yang dirilis oleh CDC's Morbidity and Mortality Weekly, AS pada 4 Januari 2008 menyebutkan bahwa wabah norovirus yang menyerang sebuah SD di Washington DC ternyata ditularkan melalui perlengkapan komputer yang terkontaminasi. Dalam serangan wabah tersebut, dari 314 siswa dan 66 staf sekolah tersebut, 103 terkena infeksi norovirus (79 siswa dan 24 staf). Untuk menemukan sumber penularan, dilakukan pemeriksaan sampel yang diambil dari berbagai tempat yang dicurigai di sekitar sekolah. Ternyata, sampel yang diambil dari keyboard dan mouse komputer di salah satu ruang sekolah tersebut positif virus norovirus.

Norovirus dilaporkan pertama kali mewabah di Norwalk, Ohio, tahun 1968. Oleh karena itu, sebelumnya virus ini dinamakan "Norwalk Virus". Diperkirakan sekitar 23 juta kasus flu lambung akibat norovirus terjadi setiap tahun di Amerika Serikat. Sedangkan, angka kejadian flu lambung akibat norovirus di Indonesia tidak diketahui.

Penderita yang terkena flu lambung akan mengalami gejala mual, muntah, diare atau kram dan nyeri perut. Gejala lain yang mungkin timbul adalah badan meriang, sakit kepala, nyeri otot, dan rasa kelelahan di seluruh badan.

Penderita flu lambung seringkali terlihat sangat sakit, disertai dengan muntah dan diare hebat. Pada penderita yang tidak bisa minum, dapat terjadi dehidrasi. Untuk mengatasinya diperlukan infus cairan dalam jumlah yang cukup.

Untungnya, walaupun gejala yang diderita cukup berat, penyakit ini akan sembuh sendiri dan gejala biasanya membaik setelah satu atau dua hari.

Sampai saat ini, pengobatan flu lambung belum ditemukan. Belum ada antivirus yang dapat mengatasi norovirus dan belum ada vaksin yang dapat mencegah timbulnya norovirus. Antibiotik biasanya tidak berguna, karena antibiotik hanya dapat membunuh bakteri, bukan virus. Oleh karena itu, pengobatan hanya ditujukan pada gejala yang timbul, yaitu untuk mengatasi muntah, diare, sakit kepala, dan kekurangan cairan.

Langkah pencegahan yang dapat dilakukan agar terhindar dari flu lambung adalah :

  1. Mencuci tangan, terutama setelah dari kamar kecil, mengganti popok, sebelum makan, atau saat menyiapkan makanan.
  2. Mencuci buah dan sayuran sebelum dikonsumsi dan memasak tiram sampai matang.
  3. Membersihkan dan mendesinfeksi peralatan atau benda-benda yang diperkirakan terkontaminasi norovirus.
  4. Segera melepaskan pakaian dan mencucinya dengan air hangat dan sabun jika benda tersebut diperkirakan terkontaminasi norovirus.
  5. Bersihkan lantai atau kamar kecil dari muntahan atau tinja penderita flu lambung. Jika perlu gunakan larutan desinfektan.

Demikian, semoga bermanfaat.

Referensi :

  1. Reinberg S (2008) : Stomach Flu Spread By Contaminated Computer Keyboards. MedicineNet, Inc. [5 Jan 08]
  2. MayoClinic (2007) : Norovirus Infection. [5 Jan 08].
  3. Centers for Disease Control and Prevention (2006) : Norovirus: Q&A. [5 Jan 08].
  4. Sullivan R (2006) : Norovirus and Cruise Ships: An abbreviated history. Claris Law. [5 Jan 08].

 

0 Komentar:

Poskan Komentar

DISCLAIMER
Semua tulisan yang ada dalam situs WartaMedika.Com hanya sebagai informasi semata dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasehat, pemeriksaan, diagnosis dan pengobatan yang dilakukan oleh dokter atau tenaga profesional medis lainnya. Semua informasi mengenai obat-obatan, terapi alternatif, suplemen makanan, dan lain-lain hendaknya tidak digunakan untuk mencegah atau mengobati penyakit. Jika anda mempunyai masalah medis atau butuh nasehat medis, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter anda.
IKLAN

Awards

Detik.Com Awards

Statistik

Sepatah Kata

WartaMedika.Com adalah situs kesehatan yang dibuat karena adanya kesadaran bahwa salah satu hal penting untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat adalah tersedianya informasi kesehatan yang memadai.

Tentang Penulis

About MePaisal. Seorang praktisi kesehatan yang mencoba menuangkan pikiran dalam tulisan ilmiah populer kesehatan. Semoga bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Profil lengkap klik di sini.

Kebijakan Copy/Paste

Seluruh artikel di WartaMedika.Com dapat dicetak, diperbanyak, dimodifikasi dan didistribusikan secara bebas, dengan tetap mencantumkan sumber artikel (yaitu, WartaMedika.Com) dan URL lengkap artikel tersebut.

Partisipasi

Anda ingin turut serta dalam menyebarkan informasi kesehatan yang ada di WartaMedika.Com, silakan pasang link di bawah ini di website Anda.