07 Januari 2009

Kudis atau Skabies

Kudisan merupakan penyakit kulit yang sering dijumpai terutama pada mereka dengan higiene yang buruk.

Penyebab penyakit kulit ini adalah tungau yang memiliki empat pasang kaki dan berukuran sangat kecil sehingga hanya dapat dilihat dengan mikroskop. Tungau ini disebut Sarcoptes scabiei. Berdasarkan nama ini, maka penyakit yang disebabkannya disebut skabies.

Penyakit kudis ditandai oleh berbagai macam gejala kulit. Diantaranya adalah timbul benjolan-benjolan kecil berwarna kemerahan. Selain itu dapat ditemukan garis-garis merah atau keabuan berukuran 2 – 15 mm. Garis ini sebenarnya merupakan terowongan-terowongan yang dibuat oleh Sarcoptes scabiei dalam beraktifitas. Terowongan ini tidak begitu tampak dengan mata telanjang.

Gejala kulit di atas paling sering dijumpai pada permukaan tubuh yang  berkulit tipis seperti sela jari tangan, pergelangan tangan, siku, kulit sekitar payudara, bokong, atau perut bagian bawah.

Gejala lain yang menyertai gejala kulit adalah rasa gatal yang hebat, terutama di malam hari. Rasa gatal ini akan mendorong penderita untuk menggaruk, sehingga akan timbul luka, yang memicu munculnya infeksi sekunder oleh bakteri.

Selanjutnya gejala kulit akan menyebar seiring dengan timbulnya sensitisasi kulit oleh tungau.

Pengobatan penyakit kudis atau skabies umumnya dengan obat salep atau krim. Contohnya salep 2-4, emulsi benzil benzoas, gameksan, permetrin HCl, lindane, sulfur presipitatus, atau gama benzene hidroklorida. Tetapi, pada kasus yang berat dimana sebagian besar tubuh terkena, digunakan obat minum yang mengandung ivermectin.

Walaupun pengobatan berhasil, rasa gatal tidak serta merta menghilang. Biasanya butuh beberapa hari sebelum rasa gatal menghilang secara total.

Untuk menghindari penularan kepada orang lain, pakaian, seprei, handuk, dll milik penderita hendaknya direbus dalam air panas untuk membunuh tungau.

4 Komentar:

Anonim mengatakan...

KEREN

Anonim mengatakan...

oke

marwah aqiqah mengatakan...

Obatnya di jual bebas apa tidak?

Anonim mengatakan...

nama obtny yg manjur apa ?

Poskan Komentar

DISCLAIMER
Semua tulisan yang ada dalam situs WartaMedika.Com hanya sebagai informasi semata dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasehat, pemeriksaan, diagnosis dan pengobatan yang dilakukan oleh dokter atau tenaga profesional medis lainnya. Semua informasi mengenai obat-obatan, terapi alternatif, suplemen makanan, dan lain-lain hendaknya tidak digunakan untuk mencegah atau mengobati penyakit. Jika anda mempunyai masalah medis atau butuh nasehat medis, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter anda.
IKLAN

Awards

Detik.Com Awards

Statistik

Sepatah Kata

WartaMedika.Com adalah situs kesehatan yang dibuat karena adanya kesadaran bahwa salah satu hal penting untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat adalah tersedianya informasi kesehatan yang memadai.

Tentang Penulis

About MePaisal. Seorang praktisi kesehatan yang mencoba menuangkan pikiran dalam tulisan ilmiah populer kesehatan. Semoga bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Profil lengkap klik di sini.

Kebijakan Copy/Paste

Seluruh artikel di WartaMedika.Com dapat dicetak, diperbanyak, dimodifikasi dan didistribusikan secara bebas, dengan tetap mencantumkan sumber artikel (yaitu, WartaMedika.Com) dan URL lengkap artikel tersebut.

Partisipasi

Anda ingin turut serta dalam menyebarkan informasi kesehatan yang ada di WartaMedika.Com, silakan pasang link di bawah ini di website Anda.